Memilih Mainan Anak Sesuai Usia

Mainan yang diberikan kepada si kecil tidak hanya sebagai alat bermain dan mengisi waktu saja. Namun mainan juga bisa dijadikan media yang bisa dimanfaatkan untuk belajar, mengasah kreativitas dan melatih keterampilan. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk selektif memilih mainan sesuai dengan usia si kecil.


Mainan anak yang dijual dengan berbagai bentuk, jenis, model dan warna tidak jarang membuat orang tua bingung harus membelinya yang mana.

Nah, daripada terpana, sebaiknya orang tua memilih mainan anak sesuai dengan usianya. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan suasana hatinya, sambil membantunya belajar plus mendukung tumbuh kembang si kecil.

Mainan Bayi Hingga Usia 1 Tahun

Pada usia hingga satu tahun, pilihlah mainan yang bisa dimanfaatkan untuk sarana eksplorasi guna mengaktifkan panca indera. Rata-rata, mainan anak pada usia ini merangsang anak untuk menggigit, mengambil atau menjatuhkan benda.

Berikut ini rekomendasi yang bisa dijadikan referensi dalam memilih mainan anak untuk bayi hingga usia 1 tahun:

1. Mainan Bersuara dan Berwarna-warni
Pada usia di bawah satu tahun, si kecil akan banyak melihat dan mendengar hal baru. Mainan yang tepat adalah mainan yang mengeluarkan lagu atau suara dengan warna yang bermacam-macam.



Sebuah kiriman dibagikan oleh Abdur Rosyid (@rosyidkopputih) pada
Ayah bunda bisa menggantung mainan ini di atas ranjangnya agar bisa menarik perhatian si kecil. Mainan jenis ini bermanfaat untuk menstimulasi mata dan merangsang perhatian anak.

2. Kaca Plastik
Mainan anak berupa kaca yang terbuat dari plastik namun cukup jelas memantulkan gambaran wajah, juga dapat Anda berikan. Ini membantu bayi mengenali wajah dan tubuhnya sendiri.

3. Cincin Susun
Mainan cincin susun atau ring stack adalah mainan yang tepat bagi si kecil saat ia sudah bisa duduk. Mainan ini dapat disusun berulang kali. Mainan ini bermanfaat untuk melatih motorik halus sekaligus belajar mengenai warna dan nomor yang tertera pada lingkaran tersebut. Warna-warni cerah yang ada pada tiap cincin, juga dapat membantunya mulai mengenali warna.

Mainan Anak Usia 1-3 Tahun

Pada usia ini si kecil sudah mulai belajar mengenali lingkungan. Sebagai orang tua yang bijak, maka kita harus mendukung proses ini dengan memberinya mainan yang dapat membantu proses tersebut.
Baca Juga : Ayah Juga Bisa Lho, Bersihkan Botol dan Mainan Si Kecil!
Pada usia ini rasa ingin tahu anak juga sudah mulai besar, ia sudah berusaha mengetahui cara kerja berbagai hal yang ditemuinya. Mainan yang tepat akan sangat baik untuk merangsang daya pikir, motorik halus, dan memperkuat otot.

Untuk itulah, mainan yang tepat pada anak berusia 1-3 tahun diantaranya sebagai berikut.

1. Blok dan Puzzle
Blok dengan beragam bentuk dan puzzle merupakan mainan yang dapat merangsang koordinasi mata, tangan, sekaligus mengembangkan kemampuan menyelesaikan permasalahan. Berikan permainan puzzle kepada si si kecil, agar ia tertarik untuk menyusun dan meyelesaikannya.

2. Permainan Profesi
Lengkapi mainan si kecil dengan beberapa alat profesi. Biarkan anak meniru melakukan pekerjaan sesuai profesi tertentu, seperti koki, dokter, guru, dan lainnya.

Permainan ini dapat membantu perkembangan kecerdasan emosi, melatih keahlian bersosialisasi, dan mengajar mereka untuk merawat barang yang mereka suka.

3. Sepeda Rota Tiga
Pada usia tiga tahun, orang tua juga dapat menyediakan mainan yang lebih menantang, sepeda roda tiga misalnya. Dengan bermain sepeda rota tiga anak bisa konsentrasi untuk berjalan sambil bertumpu pada mainan tersebut.

Mainan Anak Usia 3-5 Tahun

Pada usia 3-5 tahun, anak sudah mulai menggunakan mainan dan benda-benda di sekitarnya untuk tujuan tertentu. Pada usia ini, imajinasi anak juga sudah mulai tinggi, ia akan menggunakan bahan sederhana untuk hal yang tidak pernah disangka orang tua.

Bayangkan, ia dapat membuat rumah plus kamar, dapur, toilet dan semuanya hanya dari beberapa tumpukan bantal.

Mainan yang direkomendasikan pada anak usia ini, di antaranya:

1. Permainan Peran dengan Kostum
Bermainlah bersama anak dengan menggunakan kostum tertentu. Orang tua bisa mengunakan kostum pemadam kebakaran untuk anak laki-laki dan berperan sebagai seorang ibu yang memasak makanan untuk anaknya bagi anak perempuan.

2. Lilin atau Tanah Liat
Mainan ini banyak beredar dipasaran dengan harga yang terjangkau. Mainan lilin atau tanah liat bisa dibentuk sedemikian rupa menjadi seperti makanan, model rumah dan model-model di sekitar.

3. Mainan yang Sudah Dikenal
Selain dua mainan tersebut, mainan lain yang sudah dikenal anak sebelumnya, seperti menggambar, membangun dengan menggunakan blok, dan puzzle, masih bisa diberikan, dengan menyesuaikan tingkat kesulitannya.

Mainan Anak Usia 5 Tahun ke Atas

Saat anak berusia lima tahun, sebagaian aktivitasnya sudah ada di sekolah. Ia sudah mulai paham dengan lingkungan sekitar dengan baik. Pada usia ini, anak dalam tahap menguasai keterampilan yang baru, seperti menangkap bola ataupun mengepang rambut orang lain.
Baca Juga : Bubur Buah dan Sayur Alami untuk MPASI Pertama Si Kecil
Pada usia ini, anak juga sudah mulai menunjukkan minat mereka, mulai dari kegemaran membaca atau keinginan untuk belajar alat musik. Kemampuan motorik, seperti mengendarai sepeda roda dua, juga akan semakin terasah. Berikan beberpa mainan yang lebih menantang lagi, agar ia lebih banyak belajar.

Beberapa mainan lain yang lebih menantang, misalnya:

1. Bersepeda
Selain sebagai sarana olahraga, saat bersama anak bersepeda di alam bebas juga dapat mendorong koordinasi tubuh, perkembangan motorik, dan keterampilan menyelesaikan masalah.

2. Bermain Kartu
Bermain kartu atau board game (ular tangga, monopoli) sangat baik untuk mengajarkan anak tentang aturan, strategi, menanti giliran, bekerjasama dan bersikap sportif.

3. Alat Musik
Anak sudah mulai dapat belajar alat musik seperti biola, piano, gitar atau alat musik lainnya. Selain itu, satu set alat-alat sains atau teropong dapat dimanfaatkan jika anak berminat pada bidang tersebut, karena dapat melatih kemampuan menyelesaikan masalah, menciptakan penemuan, serta mengasah imajinasi.

Nah, itulah beberapa maian yang tepat untuk si kecil sesuai usianya, namun yang perlu orang tua juga perhatikan dalam memilih maian adalah, pemilihan bahan, warna, ataupun bentuk mainan yang mungkin berisiko melukai anak.

Jadi jangan salah pilih, jadikan mainan anak sebagai sarana belajar yang menyenangkan dan edukatif.
Salam bahagia..
JANGAN LUPA, BAGIKAN TULISAN INI
TULISAN MENARIK LAINNYA

5 Komentar untuk Tulisan
"Memilih Mainan Anak Sesuai Usia"

  1. Wah bener banget tuh anakku yang masih umur 3 bulan aku kasih mainan bersuara dan berwarna-warni, dia suka banget kalau dikasih mainan itu

    BalasHapus
  2. Terima kasih informasinya, berguna banget nih

    BalasHapus
  3. Ternyata berbeda usia mainannya juga berbeda ya hehe. Maklum aku nggak tahu wkwk

    BalasHapus
  4. Nah, betul banget tuh adikku yang berusia 6 tahun suka banget bermain sepeda

    BalasHapus
  5. Betul banget tuh, beda usia beda mainan. Tapi kalau punya adik kan nggak perlu beli mainan lagi. Tinggal memakai mainannya kakaknya hehe

    BalasHapus

Tulis Komentar Anda untuk tulisan saya diatas

DILARANG berkomentar yang tidak baik dan mengandung unsur SARA.
Setiap komentar akan otomatis tampil, namun semua komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya, akan ditampilkan atau tidak, atau malah akan saya hapus.
Jika akan membalas komentar, gunakan tombol Balas dibawah komentar yang akan dibalas.

Orang baik, berkomentar dengan baik dan saya bangga bila Anda menjadi komentator yang baik.