Membuat Kotak P3K Sendiri Di Rumah

Ketersediaan obat dan bahan kesehatan di rumah merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap keluarga. Obat dan bahan ini biasanya akan dibutuhkan untuk pertolongan pertama saat terjadi hal yang tidak diinginkan seperti luka, sakit ringan dan hal lainnya.


Namun biasanya, karena digunakan oleh beberapa orang dalam keluarga dan tidak disimpan pada tempat khusus, akan membuat sedikit 'keributan' saat sedang dibutuhkan.
Baca Juga : Pertolongan Pertama Saat Si Kecil Demam
Contohnya saja saat saya kebingungan mencari obat oles yang sering berpindah-pindah tempatnya. Maklum, orang desa masih suka dengan obat oles, yang biasa digunakan untuk luka, pijat dan semacamnya.

Untuk menghindari hal tersebut terjadi, dalam keluarga, biasanya akan disediakan sebuah kotak khusus bernama Kotak P3K. Termasuk juga dalam keluarga saya, Keluarga Nurma.

Nah, beberapa waktu lalu, saat saya sedang ada waktu senggang, ditambah dengan tersedianya bahan dan alat, saya mencoba untuk membuat kotak P3K sendiri di rumah. Lumayan, bisa hemat sekian puluh ribu. Dan yang lebih asyik, bisa mengisi waktu luang saat sedang tidak ada aktivitas.

Membuat kotak P3K ini sebearnya mudah, asal ada alat, bahan, kemauan dan keuletan plus niat. Potong sana-potong sini, paku sana-paku sini, jadi!

Iya, semudah itu proses membuat kotak P3K sendiri di rumah seperti yang beberapa waktu lalu saya lakukan.

Bahan yang saya gunakan adalah bahan-bahan bekas, kecuali engsel, gagang pintu dan kaca. Saya membeli bahan-bahan ini tidak sampai 15 ribu.

Kebutuhan bahan lainnya, mulai dari kayu reng, triplek, paku dan cat saya menggunakan bahan bekas sisa dari pembangunan rumah.

Untuk alatnya, palu, gergaji, alat ukur dan beberapa lainnya saya memang sudah punya.


Proses ini adalah proses awal, pemotongan dan penyatuan antar kayu untuk rangka yang sudah saya potong. Prosesnya mudah, hanya butuh palu, paku, gergaji, alat ukur dan niat, hehehe.

Setelah rangkanya jadi, selanjutnya proses pemasangan dindingnya. Saya menggunakan triplek bekas cor.


Setelah selesai, selanjutnya melakukan pengecatan. Untuk cat, tinner dan kuas saya menggunakan sisa cat kayu lisplang yang digunakan untuk rumah. Proses pengecatan ini yang agak lama, karena harus dilakukan pelan-pelan untuk mendapatkan hasil yang halus. Selain itu juga harus dikeringkan hampir seharian.


Setelah di cat, tinggal pasang engsel, gagang pintu, kaca dan sticker khas keluarga Nurma. Akhirnya, jadi deh! Kotak P3K Keluarga Nurma.


Nah, bagaiman? Anda tertarik untuk membuatnya juga?

Yuk, jadi ayah kreatif! :)

Salam bahagia dari Keluarga Nurma..
JANGAN LUPA, BAGIKAN TULISAN INI
TULISAN MENARIK LAINNYA

5 Komentar untuk Tulisan
"Membuat Kotak P3K Sendiri Di Rumah"

  1. wah kreatif sekali mas, mantap

    BalasHapus
  2. Mantap euy, bisa bikin sendiri. Kalau belum ada alat2nya sama sekali. Jatohnya malah lebih mahal ya Mas :D

    BalasHapus
  3. weeeew.... mirip banget kayak di UKS sekolah, mas. Mantab

    BalasHapus
  4. Wahhh ak juga pernah buat kek gini, tapi versi yang pegangan di tangan itu untuk keperluan kemah, soalnya kalo sewa mahal banget dan tidak boleh ada kerusakan didalamnya. Daripada ambil resiko mending buat sendiri dan isi nya beli di toko obat heheh

    BalasHapus
  5. Lah enak bisa bikin sendiri, jadi lebih hemat biaya prosuksi. Kreatif ya, kalo saya pasti belum bisa bikin bikin beginian, hehehe...

    BalasHapus