Gardening at Home, Aplikasi Keren untuk Membantu Aktivitas Berkebun Di Rumah

#Gardening #Garden #Berkebun #Kebunmini merupakan hastag yang biasa saya gunakan akhir-akhir ini saat meng-upload foto ke beberapa media sosial. Foto-foto yang saya unggah tersebut merupakan rangkaian aktivitas baru saya, berkebun di rumah.

Ya, sejak 4 bulan lalu saya menekuni kegiatan tersebut untuk sekedar mengisi waktu luang. Namun ternyata, seiring berjalannya waktu, aktivitas berkebun di rumah tidak hanya sebagai pengisi waktu luang saja, melainkan merupakan kegiatan wajib untuk mendapatkan banyak manfaat.


Banyak sekali manfaat dari kegiatan ini yang sudah saya dapatkan. Mulai dari bisa romantis-romantisan dengan istri, memupuk keharmonisan keluarga, hidup sehat tanpa olahraga, bisa hemat uang belanja, berbagi dari hal kecil, bebas pestisida dan yang paling penting adalah kegiatan ini bisa memotivasi orang lain untuk bisa ikut berkebun di rumah juga. Alhamdulillah..

Saya sering sekali mendapat pertanyaan seputar aktivitas ini, seperti apa saja yang saya tanam, medianya apa, cara merawatnya dan beberapa konsep serta proses lainnya.

Namun seiring berjalannya waktu serta semakin banyaknya jenis tanaman yang saya tanam, maka bertambah juga pertanyaan yang saya terima. Beberapa kali saya harus menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan kemampuan dan berdasarkan pengalaman.

Seperti kemarin saat saya mengunggah foto media bibit sawi yang saya buat. Ada seorang teman yang bertanya berapa ukuran media tersebut, menggunakan bahan apa, bagaimana kekuatannya dan bla, bla bla.. Maka saya menjawabnya sesuai dengan apa yang saya hadapi dan apa yang telah saya kerjakan.


Hal itu terpaksa saya lakukan karena memang berkebun di rumah tidak sama dengan berkebun di lahan yang luas. Seperti kebun, sawah atau lahan lain yang memang biasa digunakan untuk menanam aneka tanaman sayur dan buah. Berkebun di rumah membutuhkan teknik khusus sejak awal. Apalagi teknik berkebunnya menggunakan media tanam buatan atau bekas bungkus sesuatu. Ditambah lagi jika tidak menggunakan obat dan pupuk kimia, maka tentu tekniknya jauh berbeda.

Beberapa informasi seputar kegiatan berkebun di rumah mudah sekali didapat, terutama ketika searching di internet. Selain mudah didapat, informasi tersebut juga mudah diaplikasikan. Namun sepengalaman saya, akan lebih mudah jika informasi tersebut disampaikan langsung oleh orang yang berpengalaman. Karena sekali lagi, berkebun di rumah membutuhkan teknik khusus.
Maka tidak heran jika saya banyak sekali mendapat pertanyaan seputar kegiatan ini.

Saya saja harus beberapa kali gagal saat menyemai bibit, informasinya saya dapatkan dari internet. Namun belajar dari kegagalan, akhirnya penyemaian bibit lambat laun sukses dan akhirnya kami bisa menikmati hasil saat masa panen tiba.


Selain pertanyaan, ternyata diam-diam ada yang selalu menunggu unggahan foto saya tentang aktivitas berkebun ini, lho!. Katanya, selama ini dia selalu mengikuti dan menunggu foto-foto unggahan saya, tapi lebih suka jadi silent reader.

Dia juga pernah menelpon saya bertanya panjang lebar tentang kegiatan berkebun di rumah. Katanya dia juga ingin menerapkannya untuk mengisi waktu sang istri.

Menjawab banyak pertanyaan seputar kegiatan berkebun di rumah, bagi saya adalah manfaat luar biasa dari aktivitas 'pengisi waktu luang' ini. Meskipun memang, ada jutaan manfaat lainnya yang sudah saya dapatkan dan pernah saya ceritakan di blog ini. Manfaatnya dapat dibaca pada artikel : Sungguh! Berkebun itu, Sangat Menyenangkan. Ini Buktinya!.

Latar Belakang Ide Aplikasi Berkebun Di Rumah
Dari beberapa fakta tersebut, kemudian saya punya ide bagaimana jika ada sebuah fasilitas bagi para pecinta aktivitas berkebun di rumah, misalnya Aplikasi Gardening at Home. Kayaknya akan keren, jika aplikasi ini beneran ada. Pastinya akan sangat membantu memenuhi semua kebutuhan kegiatan berkebun di rumah.

Mulai dari pemilihan bibit dan tanah, pembuatan media tanam, penyemaian bibit, penyiraman, penanganan dari hama dan penyakit, cara panen yang baik dan semuanya. Aplikasi ini juga bisa diunduh secara gratis di marketplace dan bisa digunakan oleh siapapun tanpa terkecuali.

Ide ini saya temukan kemarin saat seorang teman berkomentar di foto yang saya share di facebook. Dia berkomentar "Saya kira pakek sistem perkiraan kapan berbuah / panen dan berapa % yang sukses dalam plastik2 itu. Atau pakek robot penyiram terjadwal".

Nah, dari komentar tersebut kemudian saya mencoba mengembangkan beberapa hal yang sekiranya memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam sebuah aplikasi. Nama, kebutuhan perangkat keras, fitur dan semuanya. Akhirnya, setelah cukup lama membuat konsep, berikut kira-kira ide aplikasi yang akan dibuat dan dikembangkan untuk para pekebun di rumah.

Gardening at Home, Semoga Menjadi Nama yang Beken
Bukan tidak cinta bahasa Indonesia, bukan juga untuk mengikuti tren kebarat-baratan, tetapi pemilihan nama Gardening at Home merupakan antisipasi sebelum aplikasi ini bisa go internasional. Jadi siapin nama yang keren dulu dan semoga bisa beken dengan nama menggunakan bahasa internasional. :)

Kebutuhan Sistem Operasi dan Perangkat Keras Aplikasi
Aplikasi ini akan digunakan oleh siapa saja yang memiliki keinginan untuk bisa berkebun di rumah tanpa terkecuali dan tanpa batas. Latar belakang, profesi, umur, kelamin, daerah tempat tinggal, cuaca, dan semuanya.

Jadi otomatis, sistem operasi dan perangkat keras yang dibutuhkan harus yang paling bawah. Artinya, siapapun yang memiliki perangkat mobile dengan spesifikasi hardware dan sistem operasi apapun bisa menggunakan aplikasi Gardening at Home.

Fitur dan Manfaat
Berbicara soal fitur dan mafaat, Aplikasi Gardening at Home akan menyediakan semuanya secara lengkap dan detail. Gambaran sederhanyanya adalah seperti pada gambar berikut ini.


Pada aplikasi ini akan ada beberapa menu yaitu Beranda, Profil, Berbagi, Cari, Jadwal, Perkembangan, Diskusi dan Keluar.

Beberapa menu tersebut memiliki fitur dan manfaat masing-masing, yaitu:

Beranda
Menu ini berfungsi untuk menampilkan informasi terkini, profil, apa yang telah dibagi, jadwal yang dimiliki, perkembangan tanaman terbaru dan tanaman yang siap panen. Teknis tampilan yang akan diberikan kepada user bisa ikon, grafik atau teks saja.

Profil
Semua identitas baik yang akan dan sudah diisi oleh user akan ditampilkan pada menu ini. Identitas yang akan ditampilkan boleh lengkap atau singkat. Yang pasti user harus memasukkan email dan nomor hp untuk pengembangan aplikasi kedepan serta sebagai primary key untuk membagikan apa yang telah dia ketahui lewat menu Berbagi.
 
Berbagi
Yang penting dalam aplikasi Gardening at Home adalah menu ini. Dimana setiap user dapat membagikan apa yang dia telah alami dalam kegiatn berkebun di rumahnya. Yang dapat dibagi bisa lewat gambar, video atau bisa juga teks.

Untuk proses pengisiannya, nanti akan ada pilihan. User akan menggunakan gambar, video atau teks. Jika yang dipilih gambar maka akan dialihkan ke halaman baru untuk mengunggah gambar dan caption. Begitu juga untuk pilihan video dan teks.

Ketika apa yang ingin dibagi telah selesai diunggah, maka hasilnya akan dilihat oleh semua user yang telah tergabung dalam aplikasi ini. Saya yakin dengan adanya fitur Berbagi pada aplikai Gardening at Home, siapapun tidak akan bingung lagi untuk memulai dan mengurus kebun yang ada di rumahnya. 

Cari
Budayakan mencari sebelum bertanya, eh bukan! Budayakan membaca sebelum bertanya. Gak jauh beda sih, hehe. Jadi intinya pada fitur ini nanti user akan diberikan kotak pencarian plus tombol filter dan sort. Jadi misal saya butuh informasi "bibit yang bagus untuk hawa dingin". Maka setelah saya ketikkan keyword akan muncul seluruh informasi yang terkait.

Yang input informasinya siapa? Ehmm.. Boleh user lain di menu Berbagi atau oleh pembuat dan pengembang aplikasi. Ini hanya teknis, saya rasa programmer past bisa menyelesaikannya. :)

Jadwal
Ketika awal-awal berkebun di rumah, saya sempat berbincang dengan seorang teman yang kebetulan juga suka dengan kegiatan ini. Di rumahnya ada beberapa tanaman yang ia rawat. Sudah beberapa kali panen. Tetapi saat ia mengikuti pelatihan di luar kota 3 hari, ternyata istri yang dipercaya untuk menyiram tanamannya lupa. Sehingga 2 hari tanamannya tidak disiram. Akhirnya, tanaman stroberi yang sudah beberapa kali berbuah harus mati karena kepanasan.

Nah, hal di atas tidak akan terjadi jika menggunakan aplikasi ini. Karena di dalamnya sudah ada fitur Jadwal untuk menyiram, merawat hingga waktu panen. Ketika jadwalnya tiba akan ada notifikasi yang bisa diatur oleh user. Seperti jadwal rapat, kegiatan dan lainnya pada aplikasi kalender handphone.

Semua bisa disesuaikan oleh user berdasarkan beberapa fakta tentang tanaman yang diurusnya. Jadi dengan fitur ini, semua bisa terjadwal dengan baik.

Perkembangan
Fitur Perkembangan merupakan pemekaran dari fitur Jawal. Dimana pada fitur Perkembangan user  dapat memantau seperti apa perkembangan tanaman yang dirawatnya. Teknisnya, ketika user memasukkan data menyiram pada menu Jadwal maka otomatis akan masuk pada menu Perkembangan dimana nanti akan terus berkembang setiap hari.

Pada fitur ini user dapat memantau perkembangan tanamannya secara akurat. Jika sudah tidak bisa berkembang bisa langsung diganti, baik tanaman dan jadwalnya.

Diskusi
User punya masalah dengan tamanannya? Fitur Diskusi ini cocok untuk digunakan. Karena dengan fitur ini, user yang mengalami masalah dengan tanamannya akan menemukan solusi atas pendapat dari beberapa pengguna yang lain.

Teknisnya, saat user mengalami masalah dengan tanamannya, maka pertama kali yang harus dia lakukan adalah memulai diskusi dengan tema yang sesuai. Kemudian tunggulah hingga ada user lain yang menanggapi diskusi tersebut.

Pada Diskusi ini, semua user akan melihat dan memiliki hak untuk menanggapi. Jadi, kemungkinan untuk menemukan solusi untuk masalah akan semakin besar, cepat dan pasti akurat. Karena semua bersumber dari pengalaman masing-masing user.

Keluar
Sama dengan aplikasi-aplikasi lainnya, fitur ini harus ada. Agar semua akun user aman dan terjamin kerahasiaannya.

Siapa yang Akan Membuat dan Mengembangkan?
Setelah semua ide tentang aplikasi ini siap, maka pertanyaan selanjutnya adalah, siapa yang akan membuat dan mengembangkannya? Apalagi Aplikasi Gardening at Home ini direncanakan bisa go internasional.

Tenang, saya sudah menemukan tempat yang tepat untuk itu. Saya akan mempercayakan kepada Indosat Ooredoo untuk mngerjakan aplikasi keren ini melalui Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC).

Kenapa IWIC? Karena IWIC merupakan lomba ide aplikasi mobile yang dilaksanakan setiap tahun sejak 2006. Dan tahun ini merupakan tahun ke 11 dimana saya yakin jika ide aplikasi saya ini diterima pasti akan dikerjakan dan dikembangkan. Oh iya, yang istimewa dari IWIC ini adalah sejak tahun 2016, IWIC telah berkembang menjadi kompetisi bertaraf internasional untuk menyelaraskan bakat digital Indonesia dengan pemain internasional melalui ide-ide aplikasi.

Selain itu saya juga tidak perlu repot mempromosikannya, karena sekarang siapa yang tidak mengenal Indosat Ooredoo dengan segala inovasinya. Saya percaya, ditangan Indosat Ooredoo melalui program IWIC, Aplikasi Gardening at Home akan menjadi aplikasi keren, beken dan bisa go internasional! Jadi, dengan mantab saya mendaftarkan ide aplikasi ini dalam program Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC 11).

Ingin Ikut Berpartisipasi dalam IWIC 11?
Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, IWIC merupakan lomba ide aplikasi mobile yang bertujuan untuk memotivasi masyarakat Indonesia agar bisa menjadi inisiator, ideator, dan pencipta aplikasi mobile dan tidak hanya menjadi konsumen/pengguna.

Menciptakan ide aplikasi mobile bisa berguna bagi banyak orang, menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakt, dan bahkan bisa bersaing dengan produk digital dunia secara global.

Lomba ini juga tidak hanya terbuka bagi developer professional saja, namun siapapun yang punya ide (anak-anak, orang tua, siswa, karyawan, dsb), apapun idenya, bisa dituangkan di program IWIC 11 ini.

Nah, Anda yang membaca tulisan ini pun juga memiliki kesempatan yang sama, ikut berpartisipasi dalam program IWIC yang ke-11. Siapa tahu, ide aplikasi mobile yang Anda ikutkan keluar sebagai pemenang.

Selain ide Anda bisa terwujud, akan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan. Apa saja? Silahkan disimak pada gambar berikut ini.

Nah, jika dari beberapa ulasan tersebut Anda tertarik untuk ikut berpartisipasi dalam IWIC 11 ini, silahkan baca syarat dan ketentuannya pada tautan ini. Jika sudah mantab dengan ide istimewa, silahkan daftar pada Formulir Pendaftaran IWIC 11.

Oh iya, saat submit, masukkan RosyidKopiahPutih sebagai Kode Referensi, ya. Nanti ada pertanyaan “Tau darimana tentang IWIC?” Masukkan saja Kode Referensi RosyidKopiahPutih. :) 

Harapan untuk Gardening at Home
Ide aplikasi Gardening at Home ini sudah saya daftarkan untuk ikut berpartisipasi dalam IWIC 11. Harapannya, bisa keluar sebagai pemenang agar bisa bermanfaat untuk banyak orang terutama pecinta kebun di rumah. Kemudian, Gardening at Home benar-benar bisa menjadi aplikasi keren, beken dan go internasional!

Akhirnya, Semoga kau Benar Beken GaH!
Selamat bertanding ya, ide aplikasi Gardening at Home! Semoga semua yang terbaik untukmu dan tunggulah aku, hingga kau bisa nyata menjadi aplikasi bermanfaat untuk orang banyak dan bertengger di marketplace sebagai aplikasi gratis paling banyak diunduh. Amin..
JANGAN LUPA, BAGIKAN TULISAN INI
TULISAN MENARIK LAINNYA

8 Komentar untuk Tulisan
"Gardening at Home, Aplikasi Keren untuk Membantu Aktivitas Berkebun Di Rumah"

  1. wah bermanfaat sekali
    bisa jadi pembantu nih aplikasi buat adiwiyata
    terobosannya ciamik banget

    BalasHapus
  2. wow keren dan berguna banget,

    sangat berguna utk penyuka urban farming seperti saya

    sukses yaaa

    BalasHapus
  3. weww kece nih aplikasinya, tapi lebih kece lagi idenya untuk memulai berkebun di rumah, mungkin ini juga akan saya lakukan ketika di belanda he he he

    BalasHapus
  4. Wah manteb mas aplikasinya... mudah2an bisa segera terwujud, dan bisa dipakai masyarkat luas termasuk saya mas!

    BalasHapus
  5. Aplikasinya sangat bermanfaat bagi yang hobi bercocok tanam kang, semoga saja dapat terealisasikan yah, sehingga dapat bermanfaat bagi orang banyak. BTW, mohon dukungannya untuk tinggalkan komentar di artikel saya berjudul WUJUDKAN IMPIAN BARANG IMPIAN DI SHOPBACK. Makasih banyak kang.... Good luck ya

    BalasHapus
  6. akhirnya terobosannya kelas, gak sabar pengen nyobain apllied aplikasinya,, :D

    BalasHapus
  7. Aplikasi yang bermanfaat sekali apalagi buat warga yang tidak punya lahan yang luas... Semoga terwujud

    BalasHapus

Tulis Komentar Anda untuk tulisan saya diatas

Anda SANGAT DILARANG berkomentar dngan tidak baik dan mengandung unsur SARA.
Setiap komentar Anda akan otomatis tampil, namun semua komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya, akan ditampilkan atau tidak atau malah akan saya hapus.
Jika Anda akan membalas komentar, gunakan tombol Balas dibawah komentar yang akan Anda balas.

Orang baik, berkomentar dengan baik.
Saya bangga Anda menjadi komemtator yang baik.