44 Kata Hancurkan Segalanya

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah turut ikut serta membantu dalam perjuangan saya selama ini. Terutama IBU "zuhro".. Tak lupa juga untuk sahabat Blogger semuanya, thank’s for all..

Iya ade’ ngerti. Sebenarnya ini yang ade’ takutkan selama ini, kakak akan mengalami hal yang sama seperti ade’. Ade’ sebenarnya bingung tentang perasaan ade’, tapi lebih baik ade’ memutuskan untuk tidak menjalin hubungan cinta, sebelum terlalu jauh membuat kakak sedih.. Ma’af beribu ma’af kak….

Ya… 44 kata diatas telah menghancurkan segalanya. Mimpi, harapan dan kebahagiaan telah hancur tergiling halus oleh 44 kata diatas. Semuanya berubah! Berubah menjadi sebuah kenyataan pahit yang harus saya dapatkan. Entah apa yang ada dalam hati dia tentang saya. Saya tidak berani menanyakan tentang itu, karena semuanya begitu cepat.

Tapi saya mencoba untuk berfikir realistis. Siapapun memiliki hak untuk menerima dan menolak, menjawab ia dan tidak. Lagian ketika saya membahas tentang kepastian, dia juga kayaknya seakan-akan mencoba untuk menghancurkan semuanya. Namun waktu itu saya hanya bisa diam seribu kata, karena saya berusaha untuk menghargai keputusannya.

Semua terserah padamu,aku begini adanya. Kuhormati keputusanmu,  apapun yang akan kau katakan!

Sakit hati, kecewa, sedih dan lainnya perasaan yang sangat tidak mengenakkan itu saya rasakan saat ini. Ternyata ketakutan saya mulai dari kemaren sekarang telah benar-benar terjadi.

Saya jadi ingat pesan ibu, “jika kamu tidak kuat untuk memikul dua ember berisi air, maka jangan kamu coba untuk memaksa memikulnya. Karena jika kamu paksa, maka air itu akan tumpah dan atau bahkan kamu jatuh lalu sakit”.

Saya tetap terima dengan semua keputusannya. Karena memang dari awal saya mengenal dia, dia tidak suka dipaksa atau malah memaksa. Maka sangat tidak etis jika saya terus memaksakan semuanya. Pilihan terakhir setelah semuanya terjadi begini adalah, mencoba untuk menjauh darinya. Menjauh sejauh-jauhnya!

Untukmu Ms. L, terimakasih banyak ya, kebaikan kamu selama ini tidak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun. Saya juga mohon maaf, karena kehadiran saya hanya membuat hidup kamu penuh dengan kebingungan. Akhirnya dari saya, semoga ini menjadi keputusan terbaik dan menjadi perpisahan termanis. Baik-baik ya..Jangan pernah berubah!

Bila nanti kita berpisah, jangan kau lupakan kenangan yang indah kisah kita. Jika memang kau tak tercipta untuk kumiliki, cobalah mengerti yang terjadi. Bila mungkin memang tak bisa, jangan pernah coba memaksa untuk tetap bertahan ditengah kepedihan. Jadikan ini perpisahan yang termanis yang indah dalam hidupmu, sepanjang waktu. Semua berakhir tanpa dendam dalam hati, ma’afkan semua salahku yang mungkin menyakitimu. Semoga kelak kau kan temukan kekasih sejati yang kan menyangimu lebih dariku.

Untuk pembaca, ini akan menjadi tulisan terakhir saya tentang Ms. L. Ma’af postingan ini tidak perlu dikomentari., terimakasih telah membacanya. Semoga kita tetap selalu sukses.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
BAGIKAN TULISAN INI